Tips mengangkut sepeda dengan mobil

August 11, 2016 - 4 minutes read

Tips mengangkut sepeda dengan mobil

Tips mengangkut sepeda dengan mobil. Apakah Sobat seorang goweser dengan daya jelajah luas? Begitu tertantang menaklukkan trek-trek sepeda baru? Jika ‘iya’ jawabannya maka kami rasa Sobat perlu menyimak ulasan singkat berikut.

Tips mengangkut sepeda dengan mobil

Dalam mengangkut sepeda dengan mobil, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan. Mulai dari aksesoris yang digunakan, sebagian besar Sobat memanfaatkan Bike Rack/Bike Carrier untuk mengangkut sepeda kesayangannya dengan mobil. Ada banyak model dari bike carrier ini: holded (sudah ada tempat buat menaruh sepeda), hanger (digantung) atau trunk dengan tali pengikat (strap) dan diletakkan di roof (atap mobil).

Dari berbagai macam jenis Bike Rack/Bike Carrier/Rak Sepeda tersebut yang terpenting adalah sesuaikan kebutuhan dan jenis mobil untuk membawa sepedanya, misalkan Bike Rack khusus untuk tipe mobil sedan/hatchback, tipe SUV dsb.

Dari beberapa model yang beredar, beberapa rekan kami yang cukup berpengalaman menjelajah bersama mobil dan sepeda-nya menyarankan penggunaan bike carrier/bike rack model holded. Dikarenakan bike carrier/bike rack model holded lebih minim kontak antara bodi mobil dengan sepeda. Sementara model gantung, jika posisi sepeda cukup mepet dengan body mobil kadang frame rawan ‘nyenggol’ body mobil dan berakibat lecet pada keduanya ‘body mobil dan sepeda’.

Sebelum membawa sepeda dengan mobil sebaiknya perhatikan beberapa hal yang penting agar sepeda tak terlepas saat dibawa. “Aksesori rak perlu dicek, apakah pengikatnya (berupa tali ataupun pemegang sepeda dari karet) masih bagus. Sebab bisa saja sudah getas kena panas dan hujan. Kecepatan mobil mestinya tidak lebih dari 100 km/jam. Lebih dari itu, akan ada tekanan lebih pada sepeda yang membuatnya bergetar, dan ini bisa berbahaya.

BACA JUGA:  Usia kehamilan yang tepat saat bersepeda

Mengenai beban, bike rack/bike carrier sudah didesain maksimum daya angkutnya. Ada yang untuk satu sepeda daya angkutnya 15 kg atau bahkan 20 kg. Selain itu, jika hendak menyusun sepeda, usahakan sepeda yang terberat berada di bagian dalam (terdekat dengan body mobil). Juga sangat disarankan untuk menempatkan sepeda di bagian belakang, karena pada praktiknya ada beberapa rekan cyclist yang coba menempatkannya pada bagian depan mobil.

Bacalah buku manual atau petunjuk yang disertakan dalam paket penjualan bike carrier/bike rack. Dari buku manual tersebut kita dapat mengetahui spesifikasinya, cara pasang yang benar, limitasi berat yang dapat ‘ditolerir’ bike carrier/bike rack. Karena mungkin saja, beda merk, beda produsen beda ketentuan untuk produknya.

Sebagai contoh rak sepeda/bike carrier merek Thule FreeWay 968 untuk 3 sepeda dengan daya angkut total 50 kg, Jangan sampai overload. Jika semua dilakukan sesuai dengan aturan yang dianjurkan pembuat rak sepeda, semoga dapat mencegah kejadian yang tidak diinginkan di jalan.

Mengangkut sepeda dengan mobil memang terlihat simpel sehingga banyak yang kurang peduli terhadap aspek keamanan berkendara. Baik itu dengan bracket-nya, cara memasangnya, sampai mengendarai mobil yang membawanya, mesti dilakukan dengan cara yang berbeda daripada mengemudikan mobil tanpa muatan khusus ini.

Idealnya memang untuk membawa barang atau sepeda menggunakan mobil bak terbuka (pick up). Atau kalau mobilnya besar, masukkan saja ke dalam. Namun kalau memang tidak punya jenis angkutan tersebut, sah-sah saja membawa sepeda menggunakan bike rack/bike carrier.

Nah, sekian “Tips mengangkut sepeda dengan mobil” yang dapat mimin sampaikan, semoga bermanfaat ya 🙂 Salam gowes!