Tips memilih jenis sepeda MTB

May 27, 2016 - 6 minutes read

Tips memilih jenis sepeda MTB

Dalam memilih sepeda Gunung/ sepeda MTB jangan sampai kita membeli yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Sangatlah penting bagi kita untuk membeli sepeda sesuai dengan yang kita butuhkan. Dengan adanya berbagai macam jenis sepeda gunung / sepeda MTB pastinya akan membuat saudara goweser bingung apabila ingin membeli sepeda baru. Tanpa pengetahuan yang jelas tentang sepeda bisa-bisa kita membeli sepeda yang tidak sesuai dengan fungsinya. Bagi yang berkantong tebal, salah membeli sepeda tentu bukan problem serius. Tapi bagi mereka yang harus menabung sedikit demi sedikit untuk membeli sepeda, salah memilih adalah perkara besar.

Salah satu tips dari mimin adalah jangan sekali-sekali membeli sepeda hanya karena tertarik dengan bentuknya, tetapi prioritaskan fungsi dan kebutuhan kita. Tentukan dulu penggunaannya untuk apa. Jangan sampai salah setting. Misalnya, sepeda yang anda beli ingin digunakan untuk ke kantor dengan jarak rumah ke kantor 20 km tapi yang dibeli sepeda BMX, atau mau bersepeda ke gunung tapi yang dibeli city bike. Lebih sempit lagi, dalam dunia MTB misalnya, sepeda cross country dipakai untuk downhill, atau sepeda downhill dipakai dirtjump. Ada kasus frame cross country patah karena dipaksa bermain downhill.

Untuk mengetahui sepeda apa yang cocok dengan kebutuhan dan keinginan saudara goweser yuk cari tahu bagaimana cara memilih sepeda MTB yang tepat. Berikut jenis-jenis sepeda gunung MTB :

a. Competitive XC

Sepeda ini biasanya tergolong ringan untuk jenis MTB, merupakan sepeda yang ringan untuk cross country (offroad). Competitive XC biasa di gunakan untuk medan offroad yang tidak terlalu menurun, sangat sesuai untuk yang menyukai kecepatan dan kekuatan dalam menjelajah medan offroads.

BACA JUGA:  Cara aman bersepeda di malam hari

b. XC Trail

Jenis sepeda yang lebih di buat untuk medan offroad yang lumayan ektrim, sepertinya turunan yang agak tajam disertai banyak tikungan, suspensi depan dan belakang biasanya lebih empuk dibandingkan dengan Competitive XC, suspensi depan dan belakang biasanya juga dapat di atur skala keras dan lembutnya.

c. All Mountain

MTB yang kelihatan kekar di banding jenis XC lainnya, mempunyai suspensi yang lebih besar dan kuat. Sepeda ini di peruntukan untuk rider yang menyukai medan offroad yang banyak lokasi jumping. Sepeda ini cocok untuk downhill ringan dan atraksi dalam bersepeda.

d. Freeride/Downhill

Ini sepeda yang sering kita lihat dalam kejuaraan dunia downhill, sepeda yang sangat berat untuk jenis MTB. Frame sepeda ini memang sangat berat karena downhill yang ektrim memerlukan kestabilan yang tinggi. Suspensi sepeda jenis ini mempunyai trafel depan(panjang suspensi) lebih panjang di banding sepeda MTB lain, dan yang pasti suspensi belakang adalah wajib pada sepeda tipe ini.

e. Progresive / Dirt jumper

Lebih di perutukan untuk rider yang menyukai showoff skill atau mempertontonkan dan mengasah kemahiran dalam atraksi sepeda. Dengan bentuk frame yang terkesan lurus dari depan dan belakang.

f. Recreational XC

Merupakan sepeda XC untuk medan cross contry yang ringan, ini merupakan sepeda yang banyak di pakai MTB saat ini dalam offroad ringan dan cross coutry.
Road bike

g. Competitive Road

Merupakan sepeda balap yang di peruntukan untuk kompetisi balap, dengan berat yang sangat ringan total berat sepeda bisa mencapai 5kg, Bagi yang menyukai bersepeda sehat jalan aspal ini merupakan salah satu pilihan.
h. Endurance Road

Merupakan sepeda balap dengan frame yang lebih tahan terhadap jalan yang tidak halus semisal paving blok, sepeda dengan tipe ini cocok untuk yang meyukai tipe road yang tidak hanya aspal halus tapi jalan aspal yang jelek. Selain ringan cocok bagi penggemar kecepatan, sepeda jenis ini layak di jadikan pilihan untuk bersepeda di jalan non aspal.

BACA JUGA:  Teknik berlatih dengan sepeda balap

i. TT (time trial)

Inilah sesungguh sepeda balap, sangat ringan dengan aero dinamis yang di desain dengan teliti untuk terpaan angin. Sepeda balap ini banyak di gunakan untuk kompetisi Time Trial / Thriatlon yang menuntut kecepatan.
j. Single speed

Sepeda dengan gir tunggal, cocok bersepeda kemana saja. Sepeda dengan single speed ini tidak mempunyai pengaturan kecepatan, menjadikan sepeda ini simple dan prakstis terutama untuk yang tinggal di perkotaan.

k. Commute

Merupakan Sepeda yang di desain gabungan dari sepeda balap kelas kompetisi dan kebutuhan sehari-hari. Banyak vendor sepeda menyesuaikan mulai dari handle bar (stang), hingga komposisi ban dan rasio gir.

Dari berbagai diskrisi sepeda diatas kita mulai ada gambaran sepeda apakah yang cocok untuk kebutuhan bersepeda kita baik untuk kesehatan atau memang khusus untuk kompetisi. Dari berbagai pilihan diatas sekarang giliran anda yang menentukan, jika ada beberapa hal yang masih belum anda mengerti, anda bisa konsultasikan ke penJual sepedanya langsung. Untuk pembelian di situs jual beli online anda juga harus cermat dan jangan sampai salah membelinya.

Demikian tips dan trick yang mungkin dapat bermanfaat bagi sahabat goweser. Simak juga artikel2 menarik berikut

Apakah Benar Bersepeda dapat menambah tinggi badan?

Tips berjualan sepeda bekas

Teknik bersepeda di pegunungan