Tidak berolahraga punya dampak yang sama dengan kegemukan

July 15, 2017 - 1 minute read

Seperti yang kita ketahui gowes sepeda gunung tentu menyehatkan tubuh kita. Tapi, apabila orang tidak menggerakkan tubuhnya, seperti tidak gowes, atau berolahraga lainnya, sebenarnya hal ini sama halnya dengan kondisi berat badan bertambah gemuk dimana penyakit bisa datang kapanpun.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Belanda, oleh European Journal of Preventive Cardiology menunjukkan bahwa seseorang yang tidak berolahraga mempunyai dampak yang sama seperti orang yang mengalami kegemukan atau obesitas.

Penelitian tersebut menghabiskan waktu selama 15 tahun untuk mengamati sejumlah respondent, mulai dari tinggi badan, berat badan, kebiasaan berolahraga, dan gejala kejadian stroke serta jantung pada usia 30an hingga 50an di Rotterdam, sebanyak 5344 responden. Para respondent tersebut dibagi menjadi 3 bagian, yaitu mereka yang memilliki berat badan normal, berat badan berlebih dari normal, dan obesitas.

Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa, mereka yang memiliki berat badan lebih dari normal dan obesitas mempunyai kemungkinan terkena serangan jantung dan stroke lebih tinggi. Hal tersebut tentu bukanlah hal yang umum lagi. Tapi, yang lebih mengejutkan adalah mereka yang memiliki berat badang berlebih dan obesitas, namun tetap berolahraga tiap saat, memiliki kemungkinan serangan jantung dan stroke yang sama dengan mereka yang memiliki berat badan normal.

Jadi, tidak penting berapa berat badanmu, yang lebih penting adalah apakah berolahraga seperti gowes sepeda gunung atau tidak.

Happy Gowes!!

BACA JUGA:  Jalur maut untuk gowes