Teknik Bersepeda di Pegunungan

February 26, 2016 - 4 minutes read

Teknik Bersepeda di Pegunungan

Teknik Bersepeda di Pegunungan. Kali ini mimin bakal share sedikit tentang teknik bersepeda di pegunungan.
Bersepeda di gunung tentunya sangat menyenangkan sekaligus membuat badan menjadi lebih sehat, namun saat gowes di medan yang cukup menanjak dan berbatu akan memberikan tantangan tersendiri untuk bisa melaluinya. Untuk itu kawan-kawan gowes tidak boleh menganggap remeh medan-medan yang berbahaya. Bisa-bisa malah nanti bukannya badan lebih sehat malah membuat kita terluka. Untuk menjaga keselamatan karena medan yang dilalui juga cukup ekstrim, mimin bakal share sedikit teknik riding di atas gunung agar kalian bisa lebih pede juga nantinya.

Menghadapi Lintasan yang Miring dan Licin
Menyusuri lereng pegunungan dengan sudut yang cukup miring dan licin memerlukan teknik yang tepat, apabila salah mengambil posisi sepeda, ban akan mengalami kehilangan kendali. Biasanya para goweser pemula tak tahu harus menekan rem yang kuat dalam situasi ini, alhasil bersepeda gunung yang menyenangkan akan membawa petaka.

Teknik mengatasi lintasan miring yang licin saat bersepeda dengan menentukan kecepatan sebelum memasuki lintasan ini, tak hanya itu perlakukan lintasan ini seperti mengendarai sepeda saat melewati tikungan karena kalian akan lebih waspada. Agar lebih efektif saat bersepeda, pusatkan berat tubuh pedal agar ban lebih menggigit tanah.

Gunakan Rem Disaat yang Tepat
Sebagian para goweser selalu menggunakan rem belakang saat melewati turunan, sebenarnya yang lebih efektif untuk menahan laju sepeda hanyalah rem depan. Teknik yang tepat menggunakan rem saat turunan adalah dengan memulai menempatkan satu jari ke rem depan dan dua jari ke rem belakang. Tentunya jangan menggunakan rem depan apabila kemiringan terlalu ke arah depan karena akan mengakibatnya kawan terjungkal nantinya.

BACA JUGA:  Persiapan sebelum gowes

Melewati Rintangan Tanpa Turun Sepeda
Saat bersepeda gunung, pasti goweser akan berjumpa dengan rintangan seperti batu-batuan, kayu atau obyek yang lebih tinggi dibandingkan roda depan. Untuk menghadapi rintangan tersebut ada beberapa teknik yang bisa digunakan salah satunya adalah mengayuh sepeda secara perlahan.

Goweser perlu mencermati momentum yang pas, karena tanpa momentum tak akan mungkin melewati rintangan ini. Setelah mendekati rintangan, cobalah condongkan badan ke belakang lalu tarik stang agar ban depan sepeda dapat mengangkat. Setelah itu condongkan badan ke depan dan tumpukan berat badan ke stang, makan ban belakang sepeda akan ikut terangkat.

Menaklukkan Celah dengan Mudah
Goweser akan lebih mudah menaklukkan celah apabila mengetahui teknik berikut. Pertama condongkan badan ke posisi belakang, lalu tarik stang dan angkat ban depan dan lakukan dengan cepat sebelum ban jatuh memasuki celah. Jangan lupa, saat ban depan terangkat, pindahkan badan ke depan agar ban belakang bisa melewati celah dengan mudah.

Menghadapi lintasan berbatu?
Sebenarnya cara melewati berbagai lintasan sama saja. Salah satunya lintasan berbatu yang terdiri dari menanjak, datar hingga turunan. Ada beberapa teknik menghadapi lintasan berbatu untuk goweser elementmtb. Salah satunya saat menjelang lintasan berbatu, usahakan jaga kecepatan dan persiapkan tubuh bagian atas saat menerima guncangan.

Lalu kayuh sepeda dengan posisi satu tingkat lebih tinggi dari gigi biasa agar ban belakang tidak berputar saat kehilangan keseimbangan. Apabila menggunakan rem, usahakan tekan rem secara bersamaan agar sepeda tak tergelencir.

Sekian kawan tips and trick yang dapat mimin share apabila saudara goweser ingin gowes di area atau medang pegunungan. Semoga bermanfaat, stay carefull ya guys, salam gowes!

BACA JUGA:  Ganti kabel rem