Persiapan untuk gowes

September 2, 2015 - 3 minutes read

Persiapan persiapan untuk gowes

Gowes adalah aktivitas mengayuh pedal pada sepeda. Orang jaman sekarang lebih banyak menyebut kata gowes daripada mengayuh, dikarenakan kata “gowes” lebih simple, enak untuk didengar dan lebih mudah untuk diucapkan.

Berpergian dengan sepeda gunung atau meng “gowes” memang menyenangkan. Melihat pemandangan ke jalan ditepi kota seperti masuk kedalam kampung dengan banyak pohon rindang. Atau masuk ke pinggiran hutan, kebun teh sampai lebih tinggi lagi sampai ke puncak gunung dengan sepeda. Tetapi berkendara dengan sepeda tidak berarti anda bebas dari segala macam hambatan. Perlu dipikirkan medan yang harus dilewati, apakah sekedar jalan tanah sampai jalur berbatu di pinggir gunung. Bisa dibayangkan bila mengalami sesuatu dimana sulit dijumpai orang untuk meminta pertolongan. Khususnya di dearah terpencil yang kemungkinan tidak terjangkaunya signal handphone. Sepeda rusak di tengah jalan maka urusannya akan panjang.

Lalu apa saja yang perlu dipersiapkan bila ingin bersepeda atau “gowes” bersepeda ke daerah agak terpencil, dimana anda perlu melakukan tindakan darurat dari pengobatan sampai perbaikan sepeda. Tidak perlu setiap pengendara membawa satu persatu peralatan dibawah ini, tetapi dapat saling berbagi. Minimal setiap group kecil memiliki 1 perangkat, dan 2 ban cadangan untuk satu group pesepeda.

Pertama, bawalah Tools atau kunci L. Bagi sepeda gunung tools atau kunci L ini merupakan perangkat paling penting dan perlu dibawa kemanapun. Beberapa fungsi dari kunci L ini adalah sebagai berikut: dapat memperbaiki posisi sadel / tempat duduk, untuk memperbaiki posisi caliber discbrake atau bergeser ditengah jalan, dan untuk mengencangkan baut stem sepeda .

persiapan gowes

Kedua, periksa kondisi ban dan pompa ban 100% karena hal yang paling sering terjadi saat gowes di jalur yang berbatu atau tidak rata adalah ban bocor. Sehingga perhatikan dengan benar kondisi ban saat ingin bepergian dengan sepeda.

BACA JUGA:  Jokowi Gowes Meski Hujan

Ketiga, jangan lupa untuk membawa makanan dan minuman, hal ini juga sangatlah penting. Bersepeda berjam jam, bahkan melewati jam makan biasa akan bermasalah bagi mereka yang memiliki penyakit pada pencernaan. Tetapi bukan berarti anda harus membawa makanan banyak dan memakan seperti biasa selama perjalanan. Perut akan terguncang oleh makanan didalam perut, kenyang didapat tetapi mual bisa menjadi masalah bagi sebagian orang. Boleh saja membawa makanan ringan tetapi tidak terlalu banyak. Ada saran terbaik, bawalah makanan seperti agar agar atau gel. Karena cairan gel akan terserap oleh tubuh. Atau makanan berserat dalam bentuk bar, banyak dijual di toko swalayan.
Buat mereka yang berkeringat lebih memang disarankan membawa air lebih banyak. Tetapi perlu diperhitungkan beban yang dibawah. Tanyakan rute perjalanan, apakah akan menemui warung atau penjual air. Membawa cadangan air terlalu banyak akan menambah beban dalam berkendara. Bahkan membuat pengendara limbung selama perjalanan. Bawa saja air secukupnya, sesuai kebutuhan.

Keempat, bawalah peralatan P3K. Perlatan P3K seperti obat merah, spray anti kram, plester untuk luka perlu dibawa.

Kelima, yang terakhir jangan lupa untuk membawa peralatan GPS. GPS akan sangat membantu ketika anda tersesat atau lepas dari rombongan.

akhir kata, jangan lupa berdoa,
setelah persiapan lengkap anda siap untuk gowes!!