Pengaruh rak sepeda diatas mobil pada konsumsi BBM

September 4, 2016 - 3 minutes read

Pengaruh rak sepeda diatas mobil pada konsumsi BBM

Pengaruh rak sepeda diatas mobil pada konsumsi BBM. Ulasan berikut merupakan ulasan di media lain tanah air kita. Mimin tertarik untuk mengulas karena lumayan juga pengaruh rak sepeda diatas mobil pada konsumsi BBM Anda. Belakangan ini, seubah media cetak luar negeri, Consumer Reports (CR) merilis terkait hitungan, seberapa besar pengaruh hambatan udara yang disebabkan oleh rak sepeda itu mempengaruhi efisiensi bahan bakar kendaraan. Penelitian ini menggunakan Honda Accord LX 2013. Jika bicara hambatan udara, tentu terbayang kan bahwa bike rack yang masuk dalam penelitian ini adalah jenis roof rack/bike rack yang nempel di atap mobil.

Dalam penelitian tersebut, disebutkan bahma mobil yang dilibatkan dalam penelitian memiliki spesifikasi mesin berkapasitas 2.4 liter empat silinder, dengan konsumsi bbm rata-rata 12.33 km/liter dengan transmisi otomatis dan 11,90 km/liter dengan transmisi manual, sementara pengujian Consumer Reports sendiri berhasil mencapai 12,75 km/liter.

Percobaan dilakukan pada kecepatan konstan 104,6 km/jam hasilnya mencatatkan angka efisiensi 17,85 km/liter, sementara dengan menggunakan rak, efisiensinya menurun menjadi 15,73 km/liter. Bahkan jika ditambahkan wind deflector efisiensinya makin merosot menjadi 14,88 km/liter.

Dan jika rak itu diisi dua sepeda plus wind deflector maka efisiensinya makin buruk yaitu 11,48 km/liter atau turun sebanyak 35% dibandingkan saat kendaraan itu tidak mengangkut sepeda.

Angka-angka ini akan bervariasi tergantung pada kecepatan jelajah kendaraan. Perjalanan dalam kota dengan kecepatan lebih rendah dan waktu tempuh yang singkat, mungkin tidak akan banyak mempengaruhi belanja bahan bakar Anda.

Namun jika terbuang 6.37 km/liter (35%) saat menempuh perjalanan jauh tentu akan mulai terasa membebani dompet Anda. Memeng Anda bisa mengurangi pemborosan ini sampai batas tertentu, misalnya dengan mengurangi kecepatan, atau Anda berkendara lebih lembut.

BACA JUGA:  Jerawatan? Hilang lho dengan cara ini

Namun intinya, apapun yang ditambahkan pada bagian luar kendaraan akan merusak faktor aerodinamika sehingga memberikan beban tambahan bagi mesin yang terkait dengan konsumsi bahan bakar.

Tentu saja ada alternatif lain jika Anda tetap ingin membawa sepeda untuk menemani liburan dengan cara membawanya di dalam mobil atau ditempatkan di belakang mobil.

Jika terpaksa harus menempatkannya di atas atap mobil Anda, maka setelah liburan berakhir, jangan lupa melepas kembali rak tersebut kalau tidak mau uang Anda banyak menguap untuk membeli bahan bakar yang seharusnya tidak perlu.

Hasil penghematannya bisa untuk keperluan lain, atau untuk meringankan biaya liburan di musim berikutnya. Lumayan kan?