Olahraga yang tepat untuk penderita Hipertensi

June 27, 2016 - 3 minutes read

Olahraga yang tepat untuk penderita Hipertensi

Olahraga yang tepat untuk penderita Hipertensi

Olahraga yang tepat untuk penderita Hipertensi. Kurangnya aktivitas gerak dapat menjadi penyebab timbulnya berbagai macam masalah kesehatan yang salah satunya adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi, sehingga disarankan untuk selalu memperbanyak aktivitas gerak yang sesuai atau bahkan olahraga yang rutin dan teratur agar terhindar dari segala macam penyakit dan resiko hipertensi. Berolahraga menjadi suatu hal yang sangat penting bagi mereka yang menderita hipertensi, karena dengan berolahraga dapat membantu menurunkan tekanan sistolik maupun diastolik, baik itu mereka yang berusia setengah baya, dewasa atau bahkan mereka yang lansia. Berikut dibawah ini olahraga yang tepat untuk penderita hipertensi :

Aerobik : Merupakan jenis olahraga yang cocok dan tepat serta sangat efektif dalam menurunkan tekanan darah, namun yang tentunya jenis aerobik yang harus dilakukan yaitu dengan intensitas sedang sekitar 70-100 denyut jantung permenit.

Jogging : Norepinefrin merupakan suatu zat yang dikeluarkan oleh sistem saraf yang dapat menaikkan tekanan darah. Olahraga ringan seperti jalan kaki atau bahkan berlari, mempunyai manfaat dalam mengurangi kadar norepinefrin tersebut yang ada dalam tubuh.

Bersepeda : Nah, olahraga yang tepat untuk penderita hipertensi yang terakhir adalah bersepeda, dibandingkan dengan anda harus bermalas-malasan tidur di akhir pekan, lebih baik manfaatkan waktu akhir pekan anda dengan bersepeda ria bersama keluarga, karena bersepeda dapat membantu menyehatkan dan melancarkan peredaran darah, serta menormalkan tekanan darah.

Intensitas : Jenis olahraga yang tepat untuk penderita hipertensi ini harus rutin dilakukan selama 16 minggu dengan frekuensi latihan 3-5 kali seminggu, dengan lama latihan antara 20-60 menit setiap kali latihan.

Meski memang olahraga sangat baik untuk kesehatan tubuh termasuk untuk penderita hipertensi, akan tetapi bagi mereka yang mengalami hipertensi berat, berolahraga tidak secara signifikan menurunkan tekanan darah, sehingga perlu perhatian khusus bagi penderita hipertensi sebelum memulai olahraga. Berikut dibawah ini point-pointnya :

  • Penderita hipertensi dikontrol tanpa atau dengan obat hipertensi terlebih dahulu, sehingga tekanan darah tidak melebihi 160 mmHg ketika sistolik, dan tidak melebihi 100 mmHg ketika diastolik.
  • Sebelum melakukan olahraga, anda harus tahu terlebih dahulu penyebab dari hipertensi yang anda derita, apabila dikarenakan anda mempunyai aktivitas yang berlebihan dan kurang istirahat, disarankan untuk tidak melakukan olahraga terlebih dahulu.
  • Meski memang olahraga menjadi suatu cara yang sangat baik untuk penderita hipertensi, jangan sampai melakukan olahraga bersifat kompetisi karena berpengaruh pada emosi yang meningkat sehingga hal tersebut dapat beresiko pada peningkatan tekanan darah.
BACA JUGA:  Manfaat yang didapat jika gowes bersama pasangan. (Part 2)

So, kawan goweser, lakukanlah olahraga sesuai dengan kemampuan dan intensitas yang ringan, jangan terlalu memaksakan diri. Selain berolahraga kawan juga dapat mengkonsumsi beberapa vitamin dan suplemen lain yang merupakan dapat menjadi obat penangkal hipertensi tentunya. salam goweser!