Manfaat Pijat Bagi Goweser

July 24, 2016 - 2 minutes read

Manfaat Pijat Bagi Goweser

Manfaat Pijat Bagi Goweser. Apa Manfaat Pijat Bagi Goweser atau selepas bersepeda? Perlukah hal ini dijawab?, bagi sebagian besar kawan setidaknya kita akan mendapat jawaban, “O..tentu bermanfaat, badan jadi lebih bugar sesudahnya..” serta jawaban lain yang kurang lebih sejenis. Apalagi ‘massage’ dilakukan setelah sebelumnya kita baru saja menyelesaikan tracking jarak jauh.

Manfaat Pijat Bagi Goweser

Namun sebenarnya seberapa besar manfaat pijat bagi para goweser? hal ini masih menjadi pertanyaan para ilmuwan olahraga yang skeptis soal manfaat pijat ini. Nah, untuk itu kami akan sajikan jawabannya melalui posting ini.

Para peneliti dari McMaster University meneliti lebih lanjut terkait perubahan fisiologis yang akan terjadi di otot selama dipijat, dan didapati bahwa sensor biomechanical yang memicu peradangan mengurangi aktivitas pengiriman sinyalnya kepada sel-sel otot.

Para peneliti kemudian menemukan bahwa pijatan selama 10 menit (pada bagian kaki) tidak hanya mengurangi efek kelelahan pada bagian kaki saja, namun juga mengurangi efek peradangan terkait kondisi kronis seperti arthritis dan distrofi otot (muscular dystrophy).

Selain itu , Sinyal yang dikirimkan oleh pijatan ini memiliki peran perangsangan untuk membangun mitokondria otot, pusat kekuatan dari sel yang memegang peran penting dalam penyembuhan.

Dalam penelitiannya, McMaster University melibatkan 11 orang pria dan 7 wanita pesepeda. Para sukarelawan ini diinstruksikan untuk bersepeda selama 70 menit, kemudian diikuti 10 menit waktu istirahat. Dan dalam 10 menit waktu istirahat tersebut, para therapist bekerja melakukan pijatan hanya pada satu bagian kaki.

Biopsies otot dilakukan di kedua kaki dan hal ini diulangi 2,5 jam kemudian. Dan para peneliti menemukan bahwa inflamasi/peradangan berkurang hanya pada bagian kaki yang mendapatkan treatmen pijatan. Hmm, ternyata terbukti ya Manfaat Pijat Bagi Pesepeda, bukan hanya cuman sekedar kebiasaan tanpa dasar.

BACA JUGA:  Tips tingkatkan daya tahan tubuh saat bersepeda (part 2)