Ada begitu banyak orang yang berolahraga, seperti gowes sepeda gunung, hanya untuk menurunkan berat badan. Hal ini tentulah tidak salah. Namun ada juga orang yang karena makan makanan dengan porsi yang banyak, ia langsung berolahraga, supaya kalori makanan tersebut langsung hilang. Apakah hal tersebut salah? Yuk simak artikel berikut ini.

Jika ditanya pilih mana sih, gowes dulu baru makan, atau makan dulu baru gowes?

Menurut beberapa ahli kesehatan, sebenarnya yang benar adalah olahraga gowes dulu baru makan. Tapi hal tersebut tidak berarti seseorang boleh gowes tanpa makan makanan apapun, Yang dimaksud adalah, kita boleh makan sebelum gowes sepeda gunung, namun makanan tersebut tidak boleh makanan yang berat.

Memang apa alasannya orang tidak boleh gowes setelah makan?

Hal ini disebabkan karena sesudah seseorang makan makanan yang berat, automatically, darah langsung mengalir ke bagian perut. Padahal sebenarnya di dalam perut orang tersebut, nutrisi-nutrisi dari makanan yang dikonsumsi lagi dalam proses penyerapan. Selain itu, tubuh kita juga lagi menyalurkan oksigen ke seluruh bagian tubuh melalu aliran darah dan membuang sisa-sisa makanan ke bagian tubuh lainnya.

Jika perut yang masih penuh oleh makanan yang dikonsumsi, kemudian dipaksa untuk menarik ligamen (ikatan sendi), orang pasti akan merasa kram. Karena itu, tidak sedikit orang yang merasakan kram perut akibat makan sebelum berolahraga. Tidak hanya itu, mereka juga akan merasakan perasaan tidak nyaman di bagian perut dan ada juga yang mual / muntah muntah akibat gowes setelah makan.

Terus, kalau mau makan dulu sebelum gowes, butuh berapa lama sih supaya nantinya perut tidak kram?

Waktu tunggu yang tepat adalah antara 30 menit hingga 2 jam baru setelah itu, kita boleh berolahraga sepeda gunung. Tapi, orang akan membutuhkan waktu lebih lama lagi jika mengkonsumsi makanan yang lebih berat / banyak. Lebih baik makan makanan ringan seperti biskuit, dll supaya tidak menunggu lebih lama.

BACA JUGA:  10 desain sepeda masa depan