Bersepeda dapat mengobati Parkinson, apakah benar?

June 22, 2016 - 2 minutes read

Bersepeda dapat mengobati Parkinson

Bersepeda dapat mengobati Parkinson. Saat ini, kegiatan bersepeda sudah menjadi trend bagi para masyarakat di perkotaan yang sadar akan polusi. Tak hanya membuat tubuh menjadi sehat, bersepeda dapat mengurangi polusi udara. Namun, apakah Anda tahu bahwa manfaat bersepeda dapat mengobati penyakit Parkinson?

Bersepeda dapat mengobati Parkinson

Menurut penelitian yang telah dilakukan ilmuwan dari Radiological of North America di Chicago Amerika serikat, manfaat dari kegiatan bersepeda sangatlah banyak, salah satunya dapat mencegah dan mengobati penyakit parkinson karena bersepeda dapat meningkatkan koordinasi serta keseimbangan antara daerah otak yang terjangkit penyakit ini.

Para peneliti telah menemukan bahwa gerakan mengayuh sepeda dapat menyebabkan konektivitas yang lebih besar terutama di daerah otak. Para ahli bahkan sudah memperkirakan sekitarĀ  7 hingga 10 juta orang dari seluruh dunia terkena penyakit parkinson.

Penyakit parkinson sendiri merupakan gangguan kronis neurologi progresif yang telah menyebabkan sel-sel syaraf pada otak membuat dopamine sehingga perlahan akan hancur. Otak tanpa dopamine, akan mengakibatkan otak tak dapat mengirim pesan dengan benar sehingga orang yang menderita penyakit ini dapat kehilangan fungsi otot.

Gejala utama penyakit parkinson ini seperti otot kaku, badan gemetar atau tremor, serta gerakan fisik menjadi lambat. Apabila sudah semakin parah tubuh akan kehilangan keseimbangan. Penelitian dilanjutkan oleh ahli saraf di Cleveland Clinic Lerner Research Instite.

26 pasien penderita Parkinson yang berusia 30 hingga 75 dilibatkan dalam penelitian ini. Efek bersepeda akan diukur oleh alat yang bernama functional connectivity magnetic resonance imaging (fcMRI). Alat ini dapat mengukur perubahan oksigen darah yang ada di otak, untuk melihat seberapa aktif bagian otak yang saling berhubungan satu sama lain.

BACA JUGA:  Bersepeda aja kalau mau sexy

Untuk mendapatkan hasil yang lebih signifikan, para peneliti membagi pasien menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama mengayuh sepeda dengan kecepatan yang tingkat kecepatannya sedang dan telah ditentukan sedangkan kelompok kedua mengayuh sepeda dengan tingkat kecepatan yang tinggi hampir setara sepeda motor.

Dari penelitian tersebut , para peneliti menyimpulkan bahwa bersepeda dengan kayuhan tingkat kecepatan yang tinggi dapat meningkatkan hubungan antara otak dengan gerakan dan sangat baik untuk mencegah atau mengobati penyakit parkinson. Manfaat bersepeda saat efektif mengatasi penyakit parkinson serta biayanya yang sangat murah.