Beberapa tipe suspensi sepeda gunung

June 16, 2016 - 4 minutes read

Beberapa tipe suspensi sepeda gunung

Beberapa tipe suspensi sepeda gunung. Perbedaan yang bisa dibilang cukup signifikan antara sepeda gunung dan sepeda jenis lain bisa dilihat dari suspensinya. Sepeda gunung banyak menggunakan suspensi karena medan yang dilalui sepeda gunung bukan jalan aspal yang rata. Dengan medan yang cukup sulit suspensi tetap membuat posisi pengendara tetap nyaman berkendara.

tipe sepeda gunung

Suspensi sendiri adalah salah satu bagian dari sepeda yang bertugas menahan beban sepeda dan pengendara. Selain itu beberapa tugas lain dari suspensi adalah mengurangi getaran dan guncangan ketika sepeda melintasi jalan yang tidak rata sehingga membuat pengendara sepeda tetap nyaman juga membuat rodaagar  tetap berpijak dengan tanah ketika melewati jalan tanjakan, turunan, dan jalan berbatu. Ada tiga tipe suspendi sepeda gunung yang sudah banyak dikenal masyarakat diantaranya yakni:

Rigid                                              

Meskipun sepeda gunung ternyata tetap ada jenis sepeda yang tidak menggunakan suspensi. Jenis sepeda ini dinamakan Rigid karena tidak ada suspensi baik di bagian depan maupun di bagian belakang sepeda. Sepeda gunung jenis rigid yang tanpa suspense ini sesuai dengan kondisi jalan di pedesaan sehingga jenis sepeda Cross Country (XC) adalah salah satu yang memiliki rigid suspensi. Sepeda tanpa suspensi cocok di jalanan datar dan menanjak. Meskipun masih mampu menanjak tetapi sepeda jenis rigid suspensi tidak disarankan untuk digunakan untuk Downhill (DH). Bagi para pesepeda gunung pemula sangat cocok jika memilih sepeda dengan rigid suspensi sebelum menjajal sepeda hardtail suspendi atau full suspensi. Namun, jumlah dengan suspense jenis ini sudah jarang ditemui.

Hardtail

Sepeda dengan suspensi jenis hardtail hanya memiliki satu suspense di bagian depan atau dikenal juga dengan nama Fork. Walau hanya dengan satu suspensi, sepeda dengan jenis suspensi ini sangat sesuai jika digunakan di segala medan dengan level  menengah hingga sulit. Jalanan dengan segala medan bisa dilalui dengan bantuan satu suspensi di depan. Jenis sepeda yang menggunakan satu suspensi adalah sepeda cross country, All Mountain dan Freeride. Ketiga jenis sepeda tersebut tak hanya menggunakan dual suspension tetapi ada juga yang menggunakan suspensi hardtail.

BACA JUGA:  Tips Bersepeda Jarak Jauh

Full Suspension/Dual Suspension

Berbeda dengan suspensi Hardtail yang hanya menempatkan satu suspense di kerangka depan. Full suspension menempatkan dua suspendi di depan dan di bagian belakang sepeda. Jenis sepeda bedasarkan full suspension atau dual suspension sudah cukup populer. Meski dalam penggunaannya salah satu atau kedua suspensi tersebut bisa di atur dalam posisi mati. Jadi, kita bisa menggunakan hanya satu suspensi atau kedua-duanya. Sayangnya, sepeda dengan dual suspensi tidak disarankan untuk di gunakan di medan tanjakan. Akan tetapi dengan dual suspensinya, jalanan berbatu maupun berlumpur bisa dilewati. Sepeda jenis Trail, All Mountain, Freeride dan Downhill biasanya menggunakan jenis dual suspension yang membuat hampir segala medan bisa dilewati.

Secara kasat mata mungkin tak jauh perbedaan antara sepeda lain dengan sepeda gunung. Bagian suspensi inilah salah satu bagian yang membedakan sepeda gunung dengan sepeda road bike atau hybrid bike. Tiga jenis suspensi pada sepeda gunung yakni Rigid, Hardtail dan Full Suspension. Suspensi sepeda gunung membuat pengendara sepeda tetap  nyaman dan meredam getaran ketika perjalanan. Sepeda dengan satu suspensi memudakan ketika melewati jalan menanjang sedangkan dual suspension membuat medan menurun lebih aman untuk di lewati. Tak hanya itu,  jalanan yang belum beraspal pun bisa lebih mudah untuk dilewati.