Sering kita tahu bahwa ada makanan yang tidak sehat yang tidak baik jika kita cerna. Karena hanya akan menimbulkan masalah pencernaan, dan masalah organ tubuh lainnya. Namun, sering kali karena kita menganggap hal tersebut adalah hal yang sepele atau ringan, kita sering mengabaikannya. Dan alhasil, itu menjadi suatu habit atau pola hidup yang terus kita lakukan dari dulu sampai sekarang. Padahal, habit jelek tersebut bisa mengganggu organ-organ dalam tubuh kita sehingga tidak berfungsi secara optimal.

Yuk, goweser yang ingin mencegahnya. Baca artikel berikut ini, supaya ketika gowes sepeda gunung, tubuh kita tambah sehat dan semua fungsi organ tubuh bekerja secara optimal.

Apa saja sih makanan yang berbahaya buat tubuh kita.

1 . Makan buah-buahan

Sering kita menganggap bahwa buah-buahan adalah dessert, karena kita selalu mempunyai persepsi yang salah, bahwa makanan pencuci mulut haruslah makanan yang manis, termasuk buah-buahan. Persepsi seperti ini ternyata adalah hal yang salah. Buah tidak dihidangkann sebagai pencuci mulut. Tapi, dihidangkan sebagai appetizer atau snack sehat ketika sore hari. Jadi, ketika kita lapar karena gowes sepeda gunung, lalu kita makan makanan berat dan setelah itu kita makan buah, hal itu tidaklah bagus buat kesehatan kita. Makan buah setelah makan berat ternyata adalah suatu pola makan yang keliru. Ternyata, lambung membutuhkan waktu 1 hingga 2 jam, bahkan lebih untuk mencerna suatu makanan yang berat. Jika, setelah kita makan makanan berat, lalu mengkonsumsi buah, dalam lambung kita, proses penyerapan buah akan menjadi terhambat oleh makanan yang telah lebih dulu kita santap. Alhasil, buah-buahan tersebut tidak bisa kita cerna dengan sempurna, dan penyerapan nutrisi pun tidak bisa bekerja secara optimal. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus, tubuh kita akan mendapatkan gejala diare, susah BAB, perut menjadi kembung, dll. Selain itu, ketika kita megkonsumsi buah setelah makanan berat, gula darah kita akan menjadi double.

BACA JUGA:  Stop makan makanan manis

2 . Minum teh kental

Minum teh setelah makan, dapat mengencerkan getah lambung yang akhirnya dapat mengganggu proses pencernaan makan. Tidak hanya itu, daun teh juga mengandung banyak tanin (asam tanat). Jangan minum teh setelah makan makanan berat, karena protein yang belum sempat dicerna oleh lambung akan menjadi satu dengan tanin dan membentuk suatu sedimen yang tidak gampang untuk dicerna oleh lambung, sehingga dapat mengganggu proses penyerapan protein dalam tubuh. Teh juga ternyata dapat menghambat proses penyerapan zat besi. Jika hal ini terjadi terus menerus, bisa terjadi gejala anemia karena kekurangan zat besi.

Yuk goweser, hati hati ya jika ingin makan-makanan setelah bersepeda gunung. Karena kebiasaan kecil dapat mengganggu kesehatan kita.