Aturan dan hukum bersepeda di kyoto

March 16, 2016 - 3 minutes read

Aturan dan hukum bersepeda di kyoto

Masih tentang negara seberang kawan gowes, kali ini mimin akan mengulas aturan dan hukum bersepeda di negara bunga sakura ini. apabila anda ingin mengunjungi negara sakura ini lebih tepatnya di kyoto berikut hukum bersepeda yang berlaku mulai tahun 2015 disana.

Sejak Juni 2015, ditetapkan peraturan dan denda yang baru mengenai aturan bersepeda di Kyoto. Pada dasarnya hal-hal yang dilarang antara lain:
1. Mengabaikan rambu lalu lintas.
2. Berkendara di arah yang salah pada jalur satu arah,
3. Berkendara di sisi jalan yang salah (misal jalan di sebelah kanan jalan).
4. Mengganggu pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan.
5. Memasuki perlintasan kereta saat palang peringatan/pengaman turun.
6. Mengganggu pengendara kendaraan yang lain saat kendaraan tersebut berada di jalur/sisi jalan yang benar.
7. Mengendarai sepeda tanpa rem.
8. Berkendara ketika mabuk.

Pengendara sepeda yang tertangkap melanggar dua kali atau lebih dalam periode 3 tahun akan diwajibkan untuk mengikuti “kuliah keselamatan” selama 3 jam dan berbiaya 5700 yen. Dengan demikian, anda dan pelanggar hukum sepeda yang lain membayar untuk duduk di dalam sebuah ruangan dan tentu saja diberi “wejangan” (dimarahi) oleh polisi
Kemudian ada pertanyaan “Saya sih ogah banget bayar sekian cuma buat dikuliahi polisi. Apakah ada opsi lain selain tidak mengikuti kuliah tersebut?” Jawabannya ADA. Yaitu wajib membayar denda hingga 50.000 yen.

Berikut adalah beberapa peringatan dan anjuran dari penegak hukum Kyoto:

– Berkendaralah pada sisi sebelah kiri jalan.
– Ikuti peraturan rambu lalu-lintas (seperti berhenti pada lampu merah)
– Dilarang bersepeda di trotoar khusus pejalan kaki, seperti misalnya di kawasan Shijo-Kawaramachi sidewalk (namun ada trotoar yang memang diperuntukkan untuk pejalan kaki dan sepeda)
– Mengalahlah kepada pejalan kaki.
– Sepeda harus dilengkapi dengan lampu depan, reflektor di belakang dan bel.
– Semua sepeda WAJIB terdaftar di departemen kepolisian prefektural.
– Anak-anak usia 12 tahun atau di bawahnya wajib memakai helm.
– Berboncengan dua orang dewasa adalah tidak diizinkan.

BACA JUGA:  Mengapa sepeda itu perlu untuk si kecil?

Pelanggaran dan Hukuman
Berikut adalah daftar kemungkinan pelanggaran dan hukumannya:
– Melanggar lampu merah: 3 bulan hukuman kurungan dan/atau denda lebih kurang 50.000 yen.
– Berkendara beriringan: 2 bulan hukuman kurungan dan/atau denda kurang lebih 20.000 yen.
– Berkendara di sisi jalan yang salah: 3 bulan hukuman kurungan dan/atau denda lebih kurang 50.000 yen.
– Berkendara tanpa lampu di malam hari: denda lebih kurang 50.000 yen.
– Berkendara saat mabuk: 5 tahun hukuman kurungan dan/atau denda lebih kurang 1.000.000 yen.
– Berkendara sambil memegang payung: denda 50.000 yen
– Berkendara berboncengan dua orang dewasa: denda 20.000 yen
– Berkendara di trotoar khusus untuk pejalan kaki: 3 bulan hukuman kurungan dan/atau denda lebih kurang 50.000 yen.

Oleh karena hal-hal yang telah disebutkan di atas, maka berkendaralah dengan hati-hati, jangan lupa untuk mengunci sepeda dengan aman dan parkirlah di tempat yang semestinya. Akhir kata dari mimin apabila sahabat goweser ingin berkunjung ke kota kyoto di negri sakura ini, ga ada salahnya untuk tetap mengikuti aturan dan peraturan kan, salam gowes!