Amankah bersepeda untuk ibu hamil ?

September 30, 2015 - 3 minutes read

Amankah bersepeda untuk ibu hamil ?

Tips Aman untuk para ibu hamil bersepeda – Olahraga bersepeda bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapanpun tak terkecuali bagi ibu hamil. Bersepeda dapat dilakukan oleh ibu hamil asalkan mengetahui porsi yang tepat dan tak beresiko tinggi bagi kesehatan janin.

Amankah bersepeda untuk ibu hamil

Yuk lihat sekilas tips bersepeda untuk ibu hamil:

  • Cek kondisi sepeda sebelum melakukan olahraga ini. Pastikan semua aman untuk memperkecil resiko terjadi kecelakaan. Pastikan rem berfungsi dengan baik dan juga kondisi ban agar aman saat dikendarai.
  • Pemanasan sebelum bersepeda. Untuk melakukan pemanasan ini cukup lima menit sudah cukup dengan menggerakkan bagian kepala, leher, bahu, paha, tangan dan kaki.
  • Usahakan bersepeda di pagi hari kira-kira pukul 06.00-08.00 saat matahari tak terlalu terik. Sekitar pukul tersebut, sinar matahari masih bagus untuk kesehatan tulang dan juga sintesis vitamin D yang dibutuhkan perkembangan janin.
  • Gunakan ukuran sadel yang lebih lebar agar pantat tak cepat sakit dan juga aliran darah tak tersumbat karena terkenan tekanan berat tubuh.
  • Perbanyak minum air putih, tips ini dapat mempercepat pengeluaran panas tubuh agar meningkatkan aktivitas otot-otot tubuh. Apabila panas tubuh tak segera dilepas, dapat mengakibatkan kelainan bawaan pada saraf dan sistem tulang belakang janin terutama saat trimester pertama.
  • Porsi makan ditambah setelah bersepeda. Saat melakukan olahraga ini, ibu hamil menggunakan sekitar 150-200 Kalori, sementara berat badan ibu hamil harus ditambah agar tak mengganti kalori yang hilang.

Adapun hal-hal yang perlu ibu hamil hindari saat bersepeda agar tak membahayakan calon buah hati:

  • Jangan bersepeda saat sore hari, karena ibu hamil dalam seharian telah lelah melakukan berbagai aktivitas yang mengakibatkan kaki bengkak.
  • Posisi duduk terlalu membungkuk saat mengendari sepeda, hal ini bisa meningkatkan resiko nyeri tulang pada bagian bawah dan hilangnya keseimbangan karena tubuh terlalu condong ke depan.
  • Hindari bersepeda di jalanan berlubang atau tidak rata. Apabila jalanan yang ibu tempuh rata dapat memicu kontraksi dan meningkatkan resiko terjatuh dari sepeda.
  • Bersepeda di jalan yang menanjak dapat mengakibatkan beban tungkai lebih besar dan mengakibatkan cepat lelah, nafas menjadi berat, serta denyut nadi dan tekanan darah menjadi naik dengan cepat.
  • Mendengarkan musik menggunakan headphone saat bersepeda akan mengakibatkan kewaspadaan menjadi berkurang.
BACA JUGA:  Element, Sepeda gunung nasional kualitas internasional

Apabila terjadi keluhan seperti pusing, jantung berdebar, nafas ngos-ngosan atau nyeri pada punggung dan pinggul segeralah berhenti mengendarai sepeda. Selain itu berhenti apabila terjadi kontraksi perut selama 30 menit, apabilan masih mengalami kontraksi segera temui dokter.

Semoga artikel “Amankah bersepeda untuk ibu hamil ?” dapat membuat para ibu lebih berhati-hati saat bersepeda apalagi saat kondisi sedang hamil. Olahraga dapat berdapak positif namun apabila dilakukan secara berlebihan malah berdampak negatif.