12 kota di dunia yang ramah sepeda

April 1, 2016 - 8 minutes read

12 kota di dunia yang ramah sepeda

12 kota di dunia yang ramah sepeda. kali ini tentang kota-kota di seluruh penjuru dunia yang sangat ramah dengan sepeda. Bersepeda kini menjadi pilihan untuk tetap sehat sekaligus ramah lingkungan. Sayangnya, tak semua kota memiliki fasilitas yang mendukung pengguna sepeda untuk mengayuh pedal mereka dengan aman dan nyaman.
Mengutip laporan majalah Travelounge, setidaknya ada 12 kota di dunia yang ramah terhadap pengguna sepeda. Di mana saja selusin kota itu?

1. Amsterdam
Kota ini kerap disebut sebagai ibu kota sepeda di Eropa. Ada rute khusus, panjang, dan aman bagi pengendara roda dua tanpa mesin ini.

Pemerintahnya pun serius melakukan promosi bersepeda bagi warganya. Budaya bersepeda turun-temurun dari generasi ke generasi, bahkan peminatnya semakin bertambah.

Maka 40 persen jalan kota ini dipenuhi sepeda. Jalan yang sempit dan kanal di mana-mana juga membuat masyarakat lebih nyaman mengendarai sepeda ketimbang mobil di Amsterdam.

Penduduknya sekitar 780 ribu, tapi jumlah sepeda yang dimiliki warga di sana sebanyak 881 ribu. Tidak terbatas kelompok muda, nenek-nenek pun banyak ditemukan bersepeda.

2. Barcelona
Barcelona’s Bicing Program merupakan salah satu sistem sewa sepeda massal yang tengah “meruap” di Eropa. Program itu dimulai pada 2007 di kota ini dan dikenal sebagai El Bicing. Program tersebut hanya berlaku bagi warga Barcelona.

Buat turis, ada sejumlah penyewaan sepeda lainnya. Tahun lalu, pelanggan Bicing mencapai 120 ribu orang. Padahal, saat program diluncurkan, hanya ada 750 sepeda yang disewakan.

Tahun ini ada sekitar 420 bicing station dan 6.000 sepeda yang disewakan melalui El Bicing. Per hari ada sekitar 40 ribu perjalanan dengan sepeda dan dalam setahun mencapai 11 juta.

Program ini memang salah satu cara pemerintah mengurangi jumlah kendaraan bermotor. Dari kota ini, acara tahunan Bike Week yang digelar saban Mei pun menyebar ke seantero Benua Eropa.

BACA JUGA:  Sejarah montague bike

3. Berlin
Mencari orang menggowes sepeda juga mudah ditemukan di Berlin, Jerman. Ada sekitar 400 ribu orang yang mengayuh pedal ke tempat kerja setiap hari.

Dari 1.000 penduduk, sebanyak 710 orang adalah pengayuh sepeda. Pemimpin kota ini juga terus mendorong lebih banyak lagi orang yang memilih sepeda.

Ada jalur khusus untuk para pesepeda. Panjangnya 620 kilometer, termasuk Fahrradstrassen. Di jalur ini, pengendara sepeda menjadi prioritas, dan kecepatan maksimal yang dibolehkan 30 kilometer per jam. Sepeda pun bisa dibawa ke dalam kereta api, bus, atau trem.

4. Bogota
Kota di Amerika Latin yang kerap menjadi contoh sistem transportasi terpadu ini juga tidak mengabaikan pengendara sepeda. Ada jalur khusus yang aman dan panjang yang bikin pengendara sepeda di Kolombia benar-benar merasa nyaman.

Rute khusus sepeda itu bahkan dibagi tiga, yakni main network, second network, dan complementary network.

Wali Kota Bogota pada 1998, Enrique Penalosa, diberi dana US$ 15 miliar untuk membangun jalan bebas hambatan, tapi dia justru menggunakan dana itu untuk pembangunan taman dan jalan yang ramah bagi pejalan kaki serta buat membeli bus baru. Selain itu, ia membangun jalur khusus pengedara sepeda yang panjangnya 300 kilometer.

5. Chicago
Semasa menjadi Wali Kota Chicago pada 1991-2007, Richard Daley mengubah kota ini menjadi kota yang paling ramah untuk pengendara sepeda di Amerika Serikat. Jadilah Chicago mendapat predikat salah satu kota besar terbaik untuk pengendara sepeda.

Panjang sepeda di sana lebih dari 273,6 kilometer, yang benar-benar melindungi pengendaranya. Masih ada lagi jalur sepeda, tapi bukan jalan raya, seperti jalur sepeda di taman dan tempat rekreasi.

BACA JUGA:  GPS untuk sepeda

Lebih dari 13 ribu bike rack dan area parkir di stasiun kereta api bisa ditemukan. Sejumlah peraturan pun dibuat guna melindungi keamanan pengendara sepeda.

6. Kopenhagen
Di ibu kota Denmark ini, pemerintah terus mendorong pekerja menggunakan sepeda. Maka sekitar sepertiga penduduknya sehari-hari mengayuh pedal ke mana-mana.

Setiap hari, ada jutaan kilometer yang dilewati sepeda di kota ini. Kopenhagen memang dirancang sebagai city bike one. Di sana juga dibuat cycle super highway, yang menghubungkan Kopenhagen dengan kota lain yang berjarak 22 kilometer, yakni Albertslunds.

7. Davis
Di kota yang berada di Yolo County, California, ini, lebih mudah menemukan sepeda daripada mobil. Davis memiliki moto “most bicycle friendly town in the world”. Sepanjang bulan Mei diperuntukkan buat cyclebration.

Kota tempat University of California berada ini juga mendorong anak-anak bersepeda ke sekolah. Langkah pemerintah sudah lama dilakukan hingga Davis menjadi kota pertama yang menerima Platinum Bicycle-Friendly Community Award dari League of American Bicyclists pada 2006.

Jalur khusus sepeda lebih dari 161 kilometer terdapat di sekitar kota dan dalam kategori beragam.

8. San Francisco
Salah satu jalur yang menarik adalah jalur sepanjang Jembatan Golden Gate karena ada jalan khusus untuk pencinta sepeda. Selain itu, tentu saja mudah ditemukan jalur sepeda lainnya.

Ada banyak tur bagi para wisatawan yang ingin menikmati kota dengan cara menggowes roda dua ini. Warga yang menaiki kendaraan ini sehari-hari jumlahnya tinggi, sehingga jalan di San Francisco dibikin seramah mungkin untuk pengendara sepeda. Bahkan area parkir mobil pun dipindahkan agar tersedia area khusus buat sepeda.

9. Paris
Kota ini boleh jadi disukai berbagai kelompok, bukan hanya penggemar seni, makanan, wine, dan suasana romantis, tapi juga penggemar sepeda.

Mudah sekali menemukan tempat penyewaan sepeda, bahkan tur dan pemandunya di Paris. Tahun ini, Velib, program sewa sepeda yang tumbuh di kota ini sejak 2007, menjadi bikesharing terbesar kedua di dunia.

BACA JUGA:  Ingin cepat kaya? Yuk bersepeda

Sebanyak 20 ribu sepeda disebar ke 1.450 tempat penyewaan sepeda di berbagai sudut kota.

10. Perth
Di kota ini, rute untuk pengendara sepeda lumayan panjang, lebih dari 700 kilometer. Sepanjang jalan tersebut, banyak pemandangan yang bisa dinikmati.

Kota keempat terbesar di Australia ini benar-benar direkomendasikan buat para pengendara sepeda. Para pengayuh sepeda menggowes pedalnya untuk rekreasi dan menjadikannya kendaraan sehari-hari. Area parkir bike locker dan bike rack tersedia di stasiun kereta dan bus.

11. Portland
Kota di Amerika Serikat ini juga disebut Ibu Kota Sepeda. Infrastruktur yang dibuat pemerintah mendukung lalu-lalang pengendara sepeda.

Jaringannya bahkan hingga ke Bandar Udara Internasional Portland. Tanda lalu lintas untuk pengendara sepeda dipasang dengan jelas di sana. Termasuk kondisi jalan yang membahayakan bagi pengayuh sepeda atau lokasi di mana sering terjadi kecelakaan pengendara sepeda.

Hampir 10 persen penduduknya memilih jenis kendaraan ini sehingga menjadikan Portland sebagai kota keempat dengan jumlah pengendara sepeda tertinggi di Amerika Serikat.

12. Ottawa
Ibu kota Kanada ini mengklaim sebagian tempat dengan jumlah komuter bersepeda tertinggi. Ottawa memiliki jalur khusus sepeda lebih dari 180 kilometer, yang bisa ditemukan di berbagai tempat rekreasi alam, taman, dan situs nasional.

Kita tak hanya bisa berekreasi dengan sepeda. Perjalanan ke sudut kota pun bisa dilakukan dengan kendaraan roda dua ini karena ada Capital Pathway, yang diperpanjang dari pusat kota hingga sudut timur dan barat kota, dengan menyusuri Sungai Ottawa dan Kanal Rideau

gimana kawan? mungkin indonesia bisa jadi yang ke tiga belas lho, jangan malas ya buat gowes! salam gowes!